Header Ads

  • Breaking News

    Jumat, 02 Januari 2026

    Tim Polresta Padang Buktikan Polisi untuk Masyarakat Saat Banjir Melanda

     




    PADANG
     | Air Sungai Batang Kuranji berubah cokelat pekat dan terus meninggi tanpa peringatan. Dalam hitungan jam, luapan sungai merendam kawasan Pasar Lalang Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Permukiman warga, kios, serta akses jalan lumpuh total. Di tengah situasi darurat itu, Tim Polresta Padang hadir di garis depan.

    Tanpa menunggu air surut, puluhan personel Tim Polresta Padang langsung diterjunkan ke lokasi banjir, Jumat sore (2/1/2026). Curah hujan tinggi sejak Kamis malam membuat debit sungai meningkat drastis. Laporan warga yang terjebak di rumah dan area pasar segera direspons cepat.

    Dengan perlengkapan seadanya, personel menyusuri genangan air yang ketinggiannya bervariasi, mulai dari lutut hingga mencapai pinggang orang dewasa. Arus yang deras memaksa petugas saling berpegangan untuk menjaga keseimbangan. Namun, kondisi itu tak menyurutkan langkah Tim Polresta Padang untuk menyelamatkan warga.

    Evakuasi dipimpin langsung oleh AKP Martadius bersama personel gabungan dari berbagai satuan. Prioritas utama diberikan kepada warga rentan, seperti anak-anak, lansia, dan perempuan. Satu per satu warga dievakuasi keluar dari rumah yang mulai terendam.

    Tangis haru pecah saat seorang lansia berhasil dibopong keluar dari rumahnya. Beberapa warga hanya sempat menyelamatkan diri dengan pakaian yang melekat di badan. Dokumen penting dan barang berharga yang masih bisa dijangkau turut diamankan oleh Tim Polresta Padang sebelum air naik lebih tinggi.

    “Air datang sangat cepat. Kami tidak sempat menyelamatkan apa-apa,” ungkap salah seorang warga dengan suara bergetar.

    Selain melakukan evakuasi, Tim Polresta Padang juga melakukan pengamanan lingkungan sekitar. Personel disiagakan untuk mencegah potensi gangguan keamanan, sekaligus mengatur arus lalu lintas di jalur yang terdampak banjir agar tidak dilalui warga.

    Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap kondisi darurat.

    “Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung kami turunkan ke lokasi. Keselamatan warga adalah yang utama, terutama anak-anak dan lansia,” tegas Kapolresta.

    Menurutnya, kehadiran polisi di tengah bencana bukan semata soal penegakan hukum, tetapi wujud nyata pelayanan, perlindungan, dan kepedulian negara terhadap masyarakat. Seluruh personel Tim Polresta Padang diminta tetap siaga hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.

    Hingga malam hari, penyisiran masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal di rumah-rumah yang terendam. Kesiapsiagaan juga ditingkatkan mengingat potensi banjir susulan masih terbuka seiring curah hujan yang belum mereda.

    Kapolresta Padang mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah rawan banjir agar meningkatkan kewaspadaan serta segera mengungsi jika kondisi kembali memburuk.

    Bagi warga Pasar Lalang Guo, hari itu adalah hari penuh kepanikan. Namun di balik genangan air dan ketakutan, hadir sosok-sosok berseragam yang tak ragu turun ke arus deras. Tim Polresta Padang kembali membuktikan bahwa di saat paling genting, polisi benar-benar hadir untuk masyarakat.


    TIM RMO

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Selamat datang di website resmi kami , Terima kasih telah berkunjung,, Semoga anda senang! Tertanda Pemred: