Header Ads

  • Breaking News

    Senin, 12 Januari 2026

    Rekonsiliasi Internal Tingkat Satker Semester II TA 2025 UO TNI AL Digelar di Puspenerbal

     





    TNI AL–Dispen Puspenerbal (12/1/2026).

    Pembukaan Rekonsiliasi Internal Penyelesaian To Do List dan TDK di Lingkungan UO TNI AL Semester II TA 2025 secara resmi dibuka Kepala Dinas Keuangan Angkatan Laut (Kadiskual), Laksma TNI Azil S. Achmad, S.A.P., CRMP, di Gedung Brahmastra Lanudal Juanda, Puspenerbal, Senin (12/1/2026).

    Kegiatan Rekonsiliasi Internal Tingkat Satker Semester II TA 2025 UO TNI AL di Puspenerbal ini, akan berlangsung empat hari (12-15/1/2026) melibatkan 231 personel dari delapan Satker, antara lain dari Mabesal, Kodiklatal, Koarmada RI, Koarmada 2, Kormar, Kolinlamil, Kodaeral V, Kodaeral VII, Kodaeral X, Kodaeral XIII.

    Tampak hadir dalam acara tersebut, Wadan Puspenerbal, Laksma Catur Nur Ardiantoro mewakili Danpuspenerbal Laksda TNI Bayu Alisyahbana, Inspektur Puspenerbal, Dirrenbang Puspenerbal, Dirlog Puspenerbal, Danlanudal Juanda diwakili Palaksa, Paban V Srenaal, Paban VI Slogal, Perwakilan Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu, Perwakilan Direktorat Sistem Informasi dan Teknologi Perbendaharaan Kemenkeu,  serta para Kakuwil, Ka Akun, dan seluruh peserta rekonsiliasi dari 69 satker wilayah timur` seluruh Kakuwil dan Ka Akun.

    Kadiskual dalam sambutannya mengatakan, Rekonsiliasi ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan laporan keuangan semester II TA 2025, khususnya dalam penyelesaian permasalahan pada aplikasi Monsakti, sebelum pelaksanaan tutup periode bulan Desember 2025. Kegiatan di Surabaya dilaksanakan tanggal 12 sampai dengan 15 Januari 2026 dan diikuti oleh satker dalam dua gelombang.

    Sebagaimana kita ketahui bersama, laporan keuangan Kemhan dan TNI telah berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama tujuh tahun berturut-turut. Prestasi ini harus kita jaga dan pertahankan melalui pelaksanaan rekonsiliasi yang cermat, akurat, dan bertanggung jawab.

    Untuk itu, saya menekankan agar seluruh peserta melaksanakan rekonsiliasi dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan sinergi antara Baku, Baren, dan Balog, melengkapi data dengan dokumen yang sah, serta menjadikan hasil rekonsiliasi sebagai dasar penyusunan laporan keuangan semester II TA 2025. Kepada para Kakuwil, saya harapkan pengawasan dan tanggung jawab penuh terhadap satker jajarannya.

    Danpuspenerbal, Laksda TNl Bayu Ali Syahbana dalam sambutannya yang dibacakan Wadan Puspenerbal mengatakan, kegiatan rekonsiliasi ini merupakan bagian penting dari upaya kita bersama untuk memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan keuangan negara dilaksanakan secara tertib, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Rekonsiliasi bukan sekadar kegiatan administratif atau rutinitas sistem, tetapi merupakan forum strategis untuk menyamakan pemahaman, menyelaraskan data, serta memperkuat integritas pelaporan keuangan. 

    Melalui rekonsiliasi, kita tidak hanya mencocokkan angka, tetapi juga menegaskan kembali tanggung jawab fungsional masing masing peran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. oleh karena itu, kegiatan ini menuntut keterbukaan, ketelitian, dan sikap profesional dari seluruh pihak yang terlibat. 

    Saya berharap forum ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengidentifikasi setiap permasalahan, selisih, maupun kendala yang masih ada, sekaligus merumuskan langkah penyelesaian yang jelas dan terukur. Dengan demikian, hasil rekonsiliasi tidak berhenti pada pembahasan, tetapi benar-benar menghasilkan tindak lanjut nyata yang mendukung peningkatan kualitas laporan keuangan. 

    Danpuspenerbal mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi semangat sinergi, serta menempatkan kepentingan organisasi dan akuntabilitas keuangan negara sebagai prioritas utama.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Selamat datang di website resmi kami , Terima kasih telah berkunjung,, Semoga anda senang! Tertanda Pemred: