TNI AL-Kodaeral IX. (17/1/2026).
Guna mempertebal keimanan dan ketaqwaan prajurit kepada Allah Subhanahu wa ta'alla, Komando Daerah Angkatan Laut lX (Kodaeral lX) menggelar peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang dihelat di Masjid Nurul Iman, Mako Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku pada Jumat malam (16/1/2026).
Komandan Kodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas S.H. hadir didampingi Wakil Komandan Kodaeral lX, Laksma TNl Dr. Muhammad Risahdi, para Pejabat Utama dan Kasatker serta seluruh personel Muslim Kodaeral lX mengikuti kegiatan tersebut.
Tampak hadir juga Ketua Daerah Kodaeral lX Gabungan Jalasenastri Koarmada Rl, Ny. Inca Hanarko Djodi Pamungkas beserta seluruh Pengurus Daerah Kodaeral lX Gabungan Jalasenastri Koarmada Rl.
Peringatan Isra’ Mi’raj memiliki arti penting khususnya bagi prajurit TNI Angkatan Laut, yaitu sebagai upaya dalam menjaga dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT sekaligus untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Penceramah, Kolonel Marinir Akhmad Mukhroji (Koorsmin Dankodaeral lX) dalam uraian hikmah Isra’ Mi’rajnya mengatakan bahwa Isra Miraj merupakan peristiwa luar biasa yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW.
Kejadian istimewa yang berlangsung hanya dalam satu malam ini terangnya, sarat akan makna dan pelajaran berharga. Salah satu momen penting dalam Isra’ Mi’raj adalah ketika Rasulullah menerima langsung perintah shalat lima waktu dari Allah SWT.
Dalam perjalanan lintas dimensi yang penuh keajaiban tersebut lanjutnya, Nabi Muhammad SAW juga diperlihatkan berbagai hal gaib, diantaranya bertemu dengan para Nabi terdahulu dan bahkan memimpin mereka dalam shalat sebagai imam.
"Tentu, peristiwa seagung itu memiliki banyak hikmah dan pelajaran yang bisa menjadi bahan renungan dan mengambil pelajaran," imbuhnya.
Menurutnya dari peristiwa agung ini ada beberapa hikmah dan pelajaran penting di balik peristiwa Isra’ Mi’raj antara lain Tingginya derajat kehambaan, Pembekalan dakwah untuk Rasulullah, Sampaikan kebenaran walau pahit, Syariat Nabi Muhammad SAW menghapus syariat nabi-nabi terdahulu, Keistimewaan Masjid al-Aqsha bagi umat Muslim, Islam adalah agama yang suci, Pentingnya persoalan shalat dan Ilmul yaqin Nabi Muhammad SAW naik level ke ‘ainul yaqin.
Sementara itu Dankodaeral IX mengatakan peringatan lsra Mi'raj 1447 H ini menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, baik bagi prajurit secara pribadi maupun dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
"Dengan kita meneladani akhlak Rosulullah Muhammad SAW, diyakini akan membentuk karakter prajurit yang prima menuju Indonesia maju," pungkasnya. (@Dispen Kodaeral IX)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar